Okebaik- Proyek pengadaan mobiler (kursi dan meja) milik 29 SD dan 12 SMP di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut), diduga bermasalah.

Pasalnya, proyek pengadaan senilai Rp941 juta lebih yang dikerjakan CV GG Viktory itu, hingga kini tidak terlihat fasilitas mobiler tersebut alias belum disalurkan ke sekolah penerima.

Padahal, pengadaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 itu, berdasarkan dokumen penyerapan anggaran yang didapat sudah dicairkan 100 persen.

Informasi yang dihimpun media ini, mobiler itu sudah selesai dikerjakan pihak mebel namun tidak bisa didistribusikan lantaran belum dibayarkan.

Beberapa Kepala Sekolah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa sekolah belum menerima kursi baru.

“Torang sudah mengajukan sesuai kebutuhan, dan laporan di dinas memang anggarannya sudah cair. Namun, sampai hari ini barang belum sampai ke sekolah,” keluhnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Damruddin Rahman M.Pd saat dikonfirmasi mengaku akan kembali memeriksa infirmasi ini.

“Terima kasih infonya, nanti kami cek,” singkatnya. (sin)