Okebaik- Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara, mematangkan persiapan pelantikan kepengurusan periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober 2026.

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar di Fatima Kaffe, Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Senin (14/9/2026).

Ketua Majelis Penasehat Organisasi (MPO) MPC PP Halsel, Fikri Abusama, mengatakan rapat tersebut merupakan bagian dari konsolidasi internal untuk memastikan seluruh persiapan teknis dan organisasi menjelang pelantikan berjalan sesuai rencana.

“Rapat ini bertujuan untuk mematangkan seluruh rencana dan persiapan teknis menjelang pelantikan,” kata Fikri.

Menurut Fikri, pelantikan pengurus MPC PP Halsel akan dirangkaikan dengan pelantikan Majelis Pimpinan Anak Cabang (MPAC) serta pengurus ranting Pemuda Pancasila se-Kabupaten Halmahera Selatan.

Ia juga menjelaskan, proses pergantian kepemimpinan di tubuh MPC PP Halsel telah mendapatkan legitimasi melalui Surat Keputusan (SK) Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Maluku Utara.

Melalui keputusan tersebut, Indra Faris ditetapkan untuk menjalankan roda organisasi menggantikan Rusdi Jalil yang sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua MPC PP Halsel.

“SK dari MPW Pemuda Pancasila Provinsi Maluku Utara sudah keluar. Kini Bung Indra Faris yang menjalankan roda organisasi,” ujar Fikri.

Indra Faris atau yang akrab disapa Ko Fais ditetapkan sebagai Ketua MPC PP Halsel melalui mekanisme organisasi. Dalam Musyawarah Cabang yang digelar pada Oktober 2025, Faris terpilih secara aklamasi.

Dalam proses pencalonan tersebut, sejumlah kandidat disebut tidak memenuhi persyaratan pencalonan.

Faris mengatakan, seluruh tahapan menuju pelantikan akan dilakukan secara tertib dan bertanggung jawab.

“Pelantikan ini bukan sekadar serah terima jabatan, tetapi menjadi tonggak semangat baru bagi Pemuda Pancasila untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah dan menjaga nilai-nilai luhur Pancasila,” kata Faris.

Ia menegaskan, Pemuda Pancasila harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, dengan tetap menjalankan fungsi organisasi sebagai bagian dari masyarakat.

Faris juga mendorong penguatan program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan.

“Kami hapus citra negatif masa lalu. Ke depan fokus pada program nyata yang menyentuh masyarakat dan kegiatan sosial, sesuai arahan Pimpinan Wilayah maupun Pusat,” tegasnya.

Selain program sosial, Faris menekankan pentingnya menjaga soliditas internal organisasi. Menurut dia, kekompakan dan kesatuan komando menjadi modal penting dalam menjalankan roda organisasi.

“Pemuda Pancasila bebas dari dualisme atau perpecahan. Sejak masa Bung Yapto, kami satu komando dari pusat hingga cabang,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi jajaran pengurus sebelumnya yang dinilai tetap menjaga kekompakan selama masa transisi kepemimpinan.

Sementara itu, persiapan pelantikan MPC PP Halsel dipercayakan kepada panitia yang diketuai langsung oleh Rusdi Jalil, mantan Ketua MPC PP Halsel.

Keterlibatan Rusdi dalam kepanitiaan menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan organisasi serta memastikan seluruh rangkaian pelantikan dapat berjalan dengan baik.

Ketua Panitia Pelantikan, Rusdi Jalil, mengatakan agenda pelantikan pada 29 Oktober 2026 direncanakan berlangsung bersamaan dengan pelantikan PAC dan pengurus ranting Pemuda Pancasila se-Kabupaten Halmahera Selatan.

“Pelantikan dijadwalkan pada 29 Oktober 2026. Namun, apabila terdapat kendala teknis maupun organisatoris, jadwal tersebut masih dapat mengalami perubahan hingga sekitar Desember 2026,” ujar Rusdi.

Dengan kepemimpinan baru, MPC PP Halsel diharapkan tidak berhenti pada agenda seremonial pelantikan. Tantangan berikutnya adalah membuktikan komitmen organisasi melalui program yang konkret dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penguatan konsolidasi internal, soliditas kader, kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah akan menjadi bagian penting dalam perjalanan Pemuda Pancasila Halsel selama periode kepengurusan 2026–2030. (iky)