Okebaik- Badan Takmirul Masjid (BTM) Al-Kautsar bersama Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Sabtu (5/9/2026).
Peringatan Maulid Nabi yang berlangsung di Masjid Al-Kautsar tersebut berjalan khidmat. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarwarga.
Acara tersebut dihadiri masyarakat Desa Tomori, sejumlah tokoh masyarakat, unsur Pemerintah Desa Tomori, serta tamu undangan dari Badan Sara Masjid se-Kota Labuha.
Kepala Desa Tomori, Usman Hamza, mengapresiasi pelaksanaan peringatan Maulid Nabi yang melibatkan berbagai unsur masyarakat, pengurus masjid, serta pemerintah desa.
“Tentunya kami sebagai pemerintah desa mengapresiasi apa yang telah dilaksanakan oleh panitia pelaksana sekaligus pengurus Badan Takmirul Masjid Al-Kautsar yang telah bekerja sama dengan pemerintah desa, ibu-ibu majelis taklim, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh masyarakat yang terlibat,” ujar Usman.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi memiliki nilai penting dalam membangun kebersamaan serta memperkuat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Sementara itu, Sekretaris Panitia, Azhar, yang akrab disapa Papa Ula, berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi masyarakat Desa Tomori.
“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini merupakan momentum yang menyatukan ukhuwah Islamiyah dan silaturahmi seluruh masyarakat, terutama umat Islam yang berada di Desa Tomori. Ini juga menjadi momen untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW,” kata Azhar.
Ia menambahkan, nilai-nilai keteladanan yang diajarkan Rasulullah SAW diharapkan dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam membangun hubungan yang harmonis antarwarga.
Pemerintah Desa Tomori juga menilai tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan merupakan modal penting untuk menjaga nilai-nilai kebersamaan sekaligus mendukung berbagai program pemerintah, khususnya di bidang keagamaan dan kemasyarakatan.
Dengan semangat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk terus memperkuat persaudaraan, meningkatkan nilai-nilai keagamaan, serta menumbuhkan kecintaan kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW. (iky)










Tinggalkan Balasan