Okebaik- Ketua Gelora Maluku Utata, Alimin Muhammad, menjadi salah satu korban dalam insiden kebakaran Speedboat mikik Benny Laos di Pelabuhan Bobong, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10/2024).
Ia merupakan salah satu Juru Kampanye (Jurkam) Calon Gubernur Maluku Utara, nomor urut 04 almarhum Benny Laos.
Sebagai salah satu korban, mantan politisi PKS itu mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala Dinas Kesehatan Pulau Taliabu Kuraisia Marsaoly dan seluruh tenaga kesehatan Pulau Taliabu.
“Mereka petugas kesehatan di Taliabu sudah maksimal membantu menangani korban, baik para pasien maupun 6 jenazah untuk dipulangkan,” ungkapnya.
Diantaranya, 2 jenazah dipulangkan ke Kabupaten Kepulauan Sula, 1 jenazah dipulangkan ke Jakarta lewat luwuk, 2 jenazah dipulangkan ke Ternate, dan 1 jenazah dikebumikan di Taliabu.
Alimin mengapresiasi langkah cepat Pemda Pulau Taliabu, melalui Dinas Kesehatan yang menangani para korban, saat speedboat mengalami mati mesin, sehingga bsrlabuh di pelabuhan Bakiki Desa Tikong, Kecamatan Taliabu Utara.
“Minggu kemarin, Speedboat yang ditumpangi para korban, petugas medis dan 2 jenazah mengalami mati mesin di perairan Desa Todoli, Kecamatan Lede,” ucapnya.
Mendengar itu, kata Alimin, petugas kesehatan datang membawa makanan dan minuman serta obat-obatan untuk melayani para korban dan penumpang speedboat.
“Terimakasih kami sampaikan kepada semua petugas kesehatan, baik rumah sakit, Dinas Kesehatan, Puskesmas Bobong, dan Puskesmas Sahu-Tikong, yang telah berupaya melakukan pelayanan terbaik kepada pasien maupun kepada korban lainnya, baik yang di rujuk ke Luwuk, dan Sula, dan speed yang kembali ke Ternate,” ucap Alimin Muhammad.
Alimin juga mengapresiasi respon baik dari pihak perusahaan tambang PT Bintani Megah Indah (BMI) Pulau Taliabu, yang juga ikut membantu melayani para pasien selama berada di Pelabuhan Bakiki.
Alimin mengimbau kepada seluruh warga Maluku Utara untuk tidak menggiring insiden kecelakaan ini dengan pelayanan kesehatan di Taliabu. Sebab bagi Alimin, pelayanan kesehatan di Taliabu sudah maksimal.
“Jangan diplintir karena hanya beda pilihan politik. Pelayanan kesehatan di Taliabu sudah maksimal,” tandasnya. (sin)










Tinggalkan Balasan