Okebaik- Paslon Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Tengah, Ikram M. Sangadji dan Ahlan Djumadil melakukan kampanye di Desa Kipai, Kecamatan Patani, Kamis (03/10/2024).

Seperti beberapa desa yang ada di Dapil III, Paslon dengan akronim IMS-ADIL ini dijemput ribuan pendukung dan simpatisan di lokasi kampanye.

Paslon yang diusung Partai Golkar, Gerindra, PBB dan Hanura ini dijemput masyarakat dan diarak menuju lokasi kampanye kurang lebih 200 meter.

Kampanye di hari ke-3 pada zona 3 ini, seperti di desa-desa yang lain, para jurkam dan paslon menyampaikan orasi politik bahkan visi-misi mereka.

Salah satunya anggota DPRD Provinsi Malut, dr. Haryadi Ahmad. Dalam orasi politiknya, ia menyampaikan beberapa point visi-misi paslon andalan warga Halteng, sehingga bisa diketahui masyarakat, sekali pun itu sudah dilakukan IMS pada saat menjabat Pj Bupati Halteng kemarin.

“Ada program layanan kesehatan gratis, pendidikan gratis, pembangunan infrakstruktur, perumahan, dan lain-lain,” katanya.

Politisi PBB ini lebih menyoroti soal kesehatan dan pendidikan yang ada di Halmahera Tengah, karena ini hal yang paling fundamental terkait pembangunan daerah.

“IMS-ADIL ini punya perhatian yang serius dengan kesehatan dan pendidikan. Ini namanya pemimpin yang memuliakan rakyatnya, pemimpin yang berpikir kesusahan rakyat,” jelasnya.

Di bidang kesehatan, lanjutnya, IMS-ADIL akan aktifkan semua puskesmas jadi puskesmas rawat inap sehingga mempermudah masyarakat.

“Jadi torang sake di kampung (Patani) tidak perlu lagi bawa jauh-jauh ke Weda, dan itu berobat gratis,” ucapnya.

Sementara untuk pendidikan gratis, kata Haryadi, akan menurunkan angka putus sekolah di Halteng yang cukup tinggi. Kenapa cukup tinggi, karena masyarakat masih berpikir bagaimana anak lanjut ke perguruan tinggi.

“Pasti berpikir itu, sementara keterbatasan pendapatan sehingga menyebabkan anak-anak kita tidak melanjutkan sekolah. Banyak anak-anak yang cuma sampai SD, SMP, dan SMA,” jelas Haryadi.

Haryadi meyakini dan percaya, ke depan nanti tingkat putus sekolah di Halteng akan menurun karena program IMS-ADIL mengintervensi itu.

“IMS-ADIL ini luar biasa, ternyata fasilitas yang diberikan layanan pendidikan gratis sampai ke perguruan tinggi,” sebut Haryadi.

“Jangan pilih pemimpin yang berpikir kantong pribadinya, tapi harus berpikir bagaimana meringankan penderitaan rakyatnya. Bahkan bila perlu mengeluarkan rakyat dari penderitaan,” tandasnya. (ren)