Okebaik- Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ternate bekerja sama dengan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Ternate, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pencegahan HIV/AIDS dengan Metode Konseling Sebaya di SMA Pulau Hiri, Kota Ternate.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Masyarakat Kolaborasi Indonesia (PMKI) 24 PTNBH antara Unhas, Unsri dan Undip yang bekerjasama degan KPA Kota Ternate dan DPPKB Kota Ternate dalam rangka meningkatkan pemahaman remaja tentang HIV/AIDS, kesehatan reproduksi, serta pencegahan perilaku berisiko di kalangan generasi muda.
Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin, yaitu Dr. Wahiduddin, SKM, M.Kes dan Dr. Shanty Riskiyani, SKM, M.Kes, yang memberikan materi mengenai HIV/AIDS, cara penularan dan pencegahannya, pentingnya perilaku hidup sehat, serta peran strategis remaja sebagai agen perubahan melalui pendekatan konseling sebaya.
Sebanyak 15 peserta yang merupakan perwakilan dari tiga kelas mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Para peserta dipersiapkan untuk menjadi Konselor Sebaya, yang nantinya bertugas memberikan edukasi dan pendampingan kepada teman-teman mereka di lingkungan sekolah.
Melalui pendekatan ini, informasi mengenai HIV/AIDS dan kesehatan reproduksi diharapkan dapat tersampaikan secara lebih efektif karena dilakukan oleh sesama remaja yang memiliki kedekatan emosional dan sosial.
Kepala DPPKB Kota Ternate, H. Rajman Makka, SKM, M.Kes, dalam arahannya menyampaikan bahwa upaya pencegahan HIV/AIDS harus dimulai sejak usia remaja melalui edukasi yang tepat dan berkelanjutan.
Rajman juga menekankan pentingnya pencegahan pernikahan usia dini sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
“Remaja harus memiliki cita-cita yang tinggi, menjaga kesehatan reproduksinya, menjauhi perilaku berisiko, dan fokus menyelesaikan pendidikan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi generasi unggul yang siap membangun masa depan bangsa,” ujar Rajman.
Dalam suasana yang penuh semangat, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk terus belajar, menjaga diri dari perilaku berisiko, serta menunda pernikahan hingga menyelesaikan pendidikan tinggi. Bahkan secara spontan seluruh peserta berjanji untuk tidak menikah sebelum meraih gelar sarjana sebagai bentuk kesungguhan dalam merencanakan masa depan yang lebih baik.
Kerja sama antara DPPKB Kota Ternate dan KPA Kota Ternate ini diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan HIV/AIDS di kalangan remaja sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perencanaan kehidupan berkeluarga yang matang. Melalui pembentukan Konselor Sebaya, para siswa diharapkan mampu menjadi pelopor edukasi kesehatan di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.
Pemerintah Kota Ternate melalui DPPKB dan KPA Kota Ternate berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program edukatif yang mendukung terwujudnya generasi muda yang sehat, produktif, bebas dari HIV/AIDS, serta terhindar dari pernikahan usia dini.
“Semoga anak-anak kita di Kota Ternate senantiasa terlindungi dari HIV/AIDS, pergaulan berisiko, dan pernikahan dini. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, berpendidikan, berakhlak mulia, dan mampu membawa Kota Ternate menuju masa depan yang lebih baik. Aamiin Ya Rabbal Alamin,” harap Rajman. (ata)










Tinggalkan Balasan