Okebaik- Terlalu memfokuskan diri dalam urusan politik pada Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Taliabu, salah satu anggota DPRD Pulau Taliabu, Siliwanus Tono Himalaya seperti lupa pada tanggung jawabnya sebagai wakil Rakyat.
Bagaimana tidak, sejak menjabat sebagai anggota DPRD Pulau Taliabu dirinya belum maksimal menjalankan tugas tugas legislasi di daerah pemilihan (dapil) nya seperti melakukan reses.
Hal ini dibenarkan oleh warga Taliabu selatan yang merupkan daerah pemilihan (dapil) 1 dimana ia terpilih dalam pemilihan legislatif tahun 2024 kemarin.
“Belum pernah reses,”kata muli, warga Taliabu Selatan kepada wartawan saat ditanya via watsapp baru baru ini terkait dengan tugas yang harus dijalankan Tono Himalaya.
Diketahui, Tono Siliwanus Himalaya alias Tono Himalaya justru lebih memfokuskan dirinya dalam urusan politik menjelang pemungutan suara ulang pilkada taliabu. Berbagai komentar – komentar menohoknya kerap kali muncul diberbagai media pemberitaan yang seakan menyudutkan salah satu pasangan calon.
Bahkan baru baru ini, dirinya kembali mendiskreditkan Bawaslu Pulau Taliabu dengan statemen “macan ompong” hanya karena tidak melakukan pengawasan terhadap penyaluran santunan ramadhan kepada para janda yang dibagikan oleh Citra Puspasari Mus (CPM).
Komentar tersebut dinilai tidak cukup beralasan karena Bantuan yang dibagikan oleh CPM (calon Bupati Taliabu) dan kakaknya Fifian Adeningsih Mus ( Bupati Kepulauan Sula) adalah murni ibadah karena pemberian santunan tersebut bukan pada wilayah PSU di sembilan TPS saja, namun kepada janda – janda di semua desa yang ada di Taliabu.
Selain belum maksimal menjalankan tugas tugas legislasi, Tono Himalaya kerap terpantau tidak hadir dalam rapat rapat penting di DPRD yang berkaitan dengan tupoksinya. Sebagaimana amatan media baru – baru ini, dirinya tidak hadir saat Paripurna penyampaian Ranperda RTRW. Padahal Tono di amanahi jabatan strategis sebagai ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah ( Bapemperda) DPRD Pulua Taliabu.
Atas dasar itu, masyarakat meminta DPP Hanura agar Tono Himalaya dievaluasi atau diberikan teguran supaya lebih fokus pada kesejahteraan rakyat dengan melakukan giat giat legislasi untuk menghimpun aspirasi masyarakat sebagaimana tugas pokoknya.
“Sebagai masyarakat, kami sangat menghendaki wakil rakyat yang betul betul merakyat. Karena itu kami meminta kepada DPP Hanura agar mengevaluasi atau memberi teguran kepada Tono Himalaya untuk lebih fokus kepada kepentingan masyarakat, bukan hanya urus politik,” tandasnya. ***










Tinggalkan Balasan