Okebaik- Bupati Kepuluan Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut), Fifian Adeningsi Mus (FAM) membuktikan janjinya dalam “Visi Sula yang Agamais” tidak hanya sekedar membangun rumah ibadah, baik masjid maupun gereja.

Tahun kedua selah dilantik sebagai Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus langusung tancap gas dengan memberangkatkan 20 imam yang tersebar di 20 desa di Kepulauan Sula untuk menunaikan ibadah umroh.

Tidak sampai di situ, di tahun berikutnya, perempuan pertama yang menjadi kepala daerah ini, kembali memberangkatkan 30 imam dan staf syara untuk menunaikan ibadah umroh.

“Di tahun 2022 itu baru 20 imam. Di tahun 2023-2024 sebanyak 30 imam dan staf syara di 30 di desa yang di-umroh-kan Pemda Sula,” ungkap  Kabag Kesra Setda Sula, Idham Umamit, Senin (30/09/24).

Tak hanya umat Islam. Tahun ini, Ningsi sapaa akrab Bupati Sula ini juga bakal memberangkatkan 10 pendeta untuk melaksankan wisata religi di Vatikan.

“Iya, 10 Pendeta yang rencananya tahun ini akan diberangkatkan ke Vatikan,” ucap Idham.

Menurutnya, program Pemda Sula tersebut bagian dari realisasi visi “Sula yang Agamais” yang menjadi program FAH-SAH pada periode pertama.

“Ini program Pemda Sula. Kami sebagai bawahan harus mampu menerjemahkan visi-misi itu. Jadi, selain fisiknya (pembangunan rumah ibadah) kita siapkan, mentalitas yang religius juga penting untuk dididik. Salah satunya yaitu berangkat ke tanah suci sesuai dengan kepecayaan dan keyakinan kita,” pungkanya. (iss)