Okebaik- Grub Facebook ~ TALIABU COMMUNITY ~ dihebohkan dengan salah satu postingan anggota grup atas namaMusifir Musafir.
Akun ini memosting foto Bupati Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, Sashabila Widya Mus dengan berita orang hilang atas nama Bupati Pulau Taliabu.
“Berita kehilangan ibu bupati taliabu 7 bulan lebih ngk perna dinas di taliabu, apakah lupa jalan pulang, atau sengaja makan gaji buta saja di jakrta dan duduk enak di ibukota negara,” tulis akun Musifir Musafir.
Postingannya ini mendapat beragam komentar netizen. Ada yang mendukung dan ada juga yang hanya mendoakan orang nomor satu di Taliabu ini.
Dalam catatan Okebaik, Sashabila Mus sudah genap 6 bulan 9 hari tidak terlihat batang hidungnya di Kota Bobong, Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu.
Salah satu bupati termuda di Indonesia ini, meninggalkan Kota Bobong pada tanggal 21 Agustus 2025 lalu menggunakan Kapal Grecilia menuju Kota Luwuk, Provinsi Sulawesi Tengah, lalu terbang menuju Jakarta.
Hingga tanggal 30 Januari 2026, putri mantan Bupati Kepulauan Sula dua periode Ahmad Hidayat Mus itu belum juga kembali ke Bobong. Artinya, sudah genap 6 bulan 9 hari Sashabila Mus berada di Jakarta dan tidak melakukan aktivitasnya sebagai Bupati Pulau Taliabu.
Sashabila Mus memang sejak dilantik banyak menghabiskan waktunya di Jakarta ketimbang di Bobong. Lihat saja, pasca dilantik pada tanggal 06 Mei 2025 lalu di Sofifi, Sashabila Mus tidak langsung kembali ke Bobong, justru ia berangkat ke Jakarta.
Hampir sebulan berada di Ternate dan Jakarta, barulah pada tanggal 8 Juni 2025, Sashabila Mus tiba di Kota Bobong untuk kali pertama pasca dilantik sebagai Bupati Pulau Taliabu.
Bupati kelahiran 26 Mei 1992 ini, sepertinya memang tidak betah berada di Kota Bobong. Sebab, hanya tiga hari di Kota Bobong dan sehari berkantor, Sashabila Mus kembali meninggalkan Kota Bobong.
Rabu, 11 Juni 2025, orang nomor satu di Kabupaten Pulau Taliabu ini kembali “jalan-jalan” ke Jakarta. Sashabilla Mus berangkat menggunakan speedboat Pemkab Pulau Taliabu dari Pelabuhan Bobong tujuan ke Kota Luwuk, Sulawesi Tengah, lalu terbang menuju Jakarta.
Keberangkatan ponakan mantan Bupati Taliabu Aliong Mus dibenarkan oleh Kepala Dinas Kominfo Pulau Taliabu yang saat itu masih dijabat, Basiludin La Besi. Keberangkatan Sashabilla Mus dengan tujuan menghadiri undangan di Istana Negara.
“Ada undangan istana,” singkat Basiludin via WhatsApp, Rabu (11/06/2025).
Bupati Sashabila Mus baru kembali di Taliabu pada tanggal 18 Juli 2025, setelah meninggalkan Kota Bobong pada 11 Juni 2025. Artinya Bupati Sashabila Mus satu bulan lebih tidak berada di Taliabu.
Doyang jalan-jalan ala Bupati termuda ini tidak berakhir di situ saja. Karena baru lima hari berada di Bobong, tepatnya pada tanggal 23 Juli 2025, Sashabila Mus kembali berangkat ke Jakarta. Padahal, baru tanggal 18 Juli 2025, ia tiba di Bobong.
Sashabila Mus berangkat menggunakan speedboat ke Port Tolong. Sampai di Port Tolong, Bupati berangkat ke Luwuk menggunakan Kapal Tambang dari Port ke Luwuk.
“Iya, tadi torang ada pertemuan dengan Bupati, tapi infonya begitu bupati akan berangkat siang ini,” ungkap Ketua DPRD Taliabu, Moh Nuh, Rabu (23/07/2025).
Lagi-lagi, hampir sebulan Sashabila Mus berda di Jakarta. Orang nomor satu di lingkup Pemda Pulau Taliabu itu, kembali menginjakkan kakinya di Kota Bobong pada tanggal 16 Agustus 2025, sehari sebelum upacara Detik-detik Proklamasi HUT ke-80 Republik Indonesia.
Sashabila Mus nampaknya lebih nyman beraktivitas di Jakarta ketimbang di Kota Bobong, Ibu Kota Kabupaten Pulau Taliabu. Sebab, seminggu beraktivitas di Taliabu, ia kembali meninggalkan Kota Bobong pada tanggal 21 Agustus. Padahal, ia baru saja tiba di Kota Bobong pada tanggal 16 Agustus 2025 atau sehari sebelum pengibaran sangsaka merah putih.
Keberangkatan Sashabila Mus kali ini lumayan lama, karena sampai 30 Januari 2026 ia tak kunjung kembali ke Kota Bobong. Informasinya, Sashabila sempat mengajukan cuti untuk menunaikan ibadah umroh. Sekembalinya dari ibadah umroh, Sashabila Mus kembali mengajukan cuti karena melahirkan. (sin)










Tinggalkan Balasan