Okebaik- Kepala Dinas Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Ternate, Marjorie S. Amal menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan yang aman dan nyaman untuk anak.
Hal itu disampaikan Marjorie S. Amal dalam peringatan Hari Anak Nasional tahun 2025 yang digelar di Taman Nukila, Minggu (20/07/2025).
Menurut Marjorie, peringatan hari anak merupakan momentum penting untuk menggugah kepedulian dan partisipasi seluruh bangsa Indonesia dalam menghormati, menghargai, dan menjamin hak-hak anak tanpa membeda-bedakan atau diskriminasi, memberikan yang terbaik untuk anak, menjamin semaksimal mungkin kelangsungan hidup dan tumbuh kembangnya.
“Ini merupakan upaya untuk membangun karakter anak dan merupakan kewajiban berkelanjutan oleh orang tua, keluarga pemerintah dan masyarakat, yang hasilnya tidak kita lihat serta merta, namun akan terlihat dalam beberapa dekade mendatang,” ungkap Marjorie.
Pada Hari Anak Nasional tahun 2025 ini, kata Marjorie, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Repuplik Indonesia mengusung tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”. Tema ini menjadi fokus utama dalam seluruh rangkaian kegiatan peringatan HAN 2025.
Baginya, Hari Anak Nasional (HAN) merupakan momentum penting, yang seharusnya dimaknai sebagai salah satu upaya untuk memenuhi hak-hak anak, termasuk di dalamnya hak untuk bermain serta menanamkan nilai nasionalisme, pendidikan karakter, dasar budaya Indonesia, toleransi dan multi kulturalisme untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih maju.

“Tujuan kegiatan ini untuk, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang betapa pentingnya perlindungan dan kesejahteraan anak Indonesia untuk terus berkomitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi perkembangan anak untuk tumbuh kembangnya secara optimal,” tegasnya.
“Kita tentu berharap masa depan daerah kita akan dikelola oleh insan-insan yang berintegritas, kompeten dan berbudaya. Untuk itu, sudah seharusnya kita mengupayakan anak-anak kita menjadi insan yang religius, memiliki semangat kebangsaan, cinta tanah air, berdisiplin tinggi, bekerja keras, mandiri, kreatif dan memiliki kepekaan dan kepedulian sosial,” sambung Marjorie.
“Kita pernah mendengar bahwa anak adalah peniru yang sangat hebat, sehingga cara terbaik bagi kita untuk mengedukasi hal-hal tertentu kepada anak adalah dengan memberikan contoh, sehingga pengalaman yang dilihat akan selalu terekam dalam ingatan dan mengasah kepedulian bahwa tugas manusia untuk menolong sesama,” lanjut Marjorie.
Kewajiban orang tua, sambung Marjorie, untuk memberikan kontribusi melalui kerja-kerja nyata di sektor masing-masing, yang nantinya diharapkan dapat berimplikasi pada tumbuh kembang anak sebagai upaya untuk memberikan ruang yang aman, ramah, nyaman, terlindungi, serta menjadikan anak sebagai bagian dari pembangunan Kota Ternate.
“Harus ada sinergitas atau kerja kolaboratif antara pemerintah, dunia usaha, lembaga kemasyarakatan dan media massa. Semua pihak harus memposisikan peran dan fungsi mereka sebagai leading sector dalam memberikan akses kepada pemenuhan hak-hak anak,” pungkasnya. (ata)










Tinggalkan Balasan