Okebaik- Musrembang Tingkat Kecamatan Batang Dua, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, resmi digelar pada Selasa (18/02/2025).

Musrenbang ini bertajuk “Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Infrastruktur Dasar Pada Wilayah Bahim, Kemudahan dan Keadilan Dalam Memperoleh Energi Optimalisasi Jaminan Perlindungan Kerja Rentan”.

Dalam Musrenbang itu, terdapat 100 daftar usulan yang dibahas dan merupakan usulan pelayanan dasar, sehingga menjadi prioritas usulan disetiap kelurahan yang di Kecamatan Pulau Batang Dua.

100 daftar usulan itu, terdiri dari Bidang Ekonomi dari semua Kelurahan berjumlah 25 usulan, Bidang Sosial Budaya dari semua Kelurahan berjumlah 24 usulan dan Bidang Fisik dan Prasarana dari semua Kelurahan berjumlah 51 usulan.

Camat Pulau Batang Dua, Robyanto Koloca megatakan, ada beberapa ponit penting yang menjadi permasalahan dan dirindukan oleh warga masyarakat Pulau Batang Dua, yakni pembangunan dermaga atau Pelabuhan.

“Agar kapal bisa sandar dan melakukan aktifitas bongkar muat dengan baik dan juga penumpang kapal tidak mengalami kesulitan untuk naik ke kapal. Karena, sampai saat ini masyarakat di daratan Mayau masih menggunakan perahu untuk naik ke kapal,”ujarnya.

Selain itu, ada juga jalan aspal butas / Hotmix didalam kecamatan mulai dari Kelurahan Lelewi sampai Perum Bersatu. Serta perbaikan jalan aspal dari Perum sampai Pelabuhan Feri.

“Kita juga berharap ada pembangunan swering/talud penahan ombak di beberapa Tmtitik rawan abrasi pantai sepanjang Pantai Bido, Perum Bersatu, dan Mayau,”terangnya.

Ia menambahkan, masyarakat juga berharap agar penyalaan lampu PLN dari 18 ham ke 24 Jam, untuk proses kelangsungan jerja perkantoran, Sekolah, dan Puskesmas. Termask, tower telkomsel Merah Putih yang besar guna mempermudah masyarakat mengakses internet dan air versih yang dikelola oleh PDAM Agar memudahkan warga masyarakat memperoleh air bersih,”ungkapnya.

Camat juga berharap agar ada penambahan pegawai negeri sipil (PNS) sesuai jenjang kepangkatan guna mengisi jabatan-jabatan yang belum terisi, baik di Kecamatan maupun di Kelurahan.

“Tenaga guru yang belum memiliki status tetap untuk menjadi tenaga pendidik sesuai kebutuhan disekolah mulai jenjang SD sampai di tingkat SMA. Termasuk, tenaga kesehatan yang belum memiliki status tetap untuk menjadi petugas, baik di Puskesmas dan PUSTU, sesuai formasi yang kami butuhkan,”paparnya.

Di bidang Ekonomi dan SDA, lanjut Camat, harus ada pemberian bantuan modal usaha. Namun, juga dibarengi dengan diklat agar usaha-usaha kecil dapat mampu mengelola serta bertanggung jawab terhadap setiap bentuk bantuan yang didapat baik barang maupun modal usaha.

“Dan harus menyaring dan membentuk kelompok tani yang benar-benar mau untuk menjadi Petani unggulan, bukan sekedar ikut rame. Bahkan, dinas terkait harus menyaring dan membentuk kelompok nelayan yang benar-benar mau untuk menjadi nelayan unggulan, serta bertanggung jawab dari apa yang sudah diberikan berupa bantuan perahu mesin laut dan sebagainya oleh dinas terkait,” harapnya.

Plt. Kepala Bappelitbangda Kota Ternate, Taufik Jauhar yang hadir langsung mewakili Wali Kota Ternate Tauhid Soleman memastikan,  hasil musrenbang di Kecamatan Pulau Batang Dua akan dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah tahun perencanaan 2026.

“Pak wali kota mengapresiasi pelaksanaan Musrenbang tingkat kelurahan yang telah dilaksanakan, ada peran aktif masyarakat di tingkat kelurahan pada wilayah Kecamatan Pulau Batang Dua yang telah menghasilkan sejumlah usulan,” ungkapnya.

Ada berbagai Program Ternate Andalan yang menjadi komitmen wali kota dalam  mendukung capaian Program Pembangunan Daerah Kota Ternate melalui Visi-Misi dan Program Prioritas.

“Karena esensi dari semua kebijakan program yang terakomodir dalam RPJMD dan Rencana Strategis Perangkat Daerah, adalah implementasi Visi dan Misi serta Program Prioritas,”pungkasnya. ***