Okebaik- Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara (Malut), H. Ahkam Gajali memastikan, jika pasangan Hj. Fifian Adeningsi Mus dan H. M. Saleh Marasabessy bakal menang telak di Desa Pas Ipa.

Hal ini lantaran Desa Pas Ipa merupakan basis keluarga Mus. Ini bisa dilihat dari setiap kali momentum politik, keluarga Mus selalu menang telak di Desa Pas Ipa. Optimisme itu juga akan dimenangkan FAM-SAH di Pilkada 2024.

“Dalam momentum politik, baik itu pilbup maupun pilgub tetap menang, seperti pilkada 2020 lalu itu, pasangan FAM-SAH menang besar. Jadi saya yakin di tanggal 27 November mendatang pasti menang,” ungkap Ahkam saat kampanye FAM-SAH di Desa Pas Ipa, Senin (22/10/2024) malam.

“Insa Allah di pilkada 2024 itu, pasangan nomor 2 masi tetap menang, karena masyarakat desa ini menentukan pilihan itu sangat cerdas. Jadi kalu mereka sudah dukung itu pasti menang,” sambung Ahkam yang juga Ketua DPRD Sul ini.

Ia mengaj seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sula, agar pada pesta demokrasi 2024 ini dibuat romantis dan bahgia seperti yang diganungkan calon bupati Fifian Adeningsi Mus.

“Jangan saling bermusuhan antara sesama masyarakat, maka harus komitmen untuk memenangkan pasangan calon gubernur AM-SAH dan paslon calon bupati Sula FAM-SAH,” imbaunya.

“Tetap komitmen untuk menangkan pasangan yang melanjutkan Sula bahagia jilid II,” tutup Ahkam.

Sementara Ketua DPC PKB Kepulauan Sula, Armin Soamoleh menuturkan, ada yang sering menyebatkan isu-isu murahan, bahwa dikepemimpinan FAM-SAH tidak berbuat apa-apa. Namun faktanya, diperiode pertama FAM-SAH itu, Ketua DPRD Sula dinahkodai oleh Partai Demokrat.

“Tanya di Ketua DPRD pada saat itu, agar tidak menjadi fitna, isu-isu liar dan kepentingan sesaat,” tegasnya.

Menurut, Armin kalu mau bicara soal berjuang demi kepentingan negeri ini, maka mari bersama-sama baku bawa dan kasih sayang, agar jangan lahir dan besar menjadi provokator.

“Mari torang bersama pasangan FAM-SAH untuk berfikir tentang keselamatan masyarakat yang ada di Kepulauan Sula dan keselamatan di lima tahun ke depan, karena negeri ini milik kita semua,” jelasnya.

“Jadi kalu ada yang datang di Desa Pas Ipa, duduk baik-baik untuk kita bicara. Jangan monopoli untuk bicara kepentingan pribadi serta kelompok,” tegasnya.

Politisi PKB ini memastikan, FAM-SAH tidak bicara soal kepentingan kelompok tetapi bicara kepentingan Sula kedepan. Olehnya itu, masyarakat Desa Pas Ipa ini wajib hukumnya memilih dan memenangkan paslon FAM-SAH.

“Dikepimpinan FAM-SAH berhasil membangun rumah sakit mewah di Kecamatan Mangoli Barat dengan nilai sebesar Rp 40 miliar lebih,” tandasnya. (iss)