Okebaik- Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (PERHAPI) Maluku Utara menggelar Musda VI. Musda berlangsung di Royal’s Resto & Function Hall Ternate, Kamis (17/10/2024).
Musda yang bertajuk “Kolaborasi dan Sinergi SDM Pertambangan Dalam Performa Pengelolaan Sumber Daya Mineral di Provinsi Maluku Utara” itu, dihadiri langsung Ketua Umum PERHAPI Pusat Rizal Kasli.
Musda kali ini diawali dengan forum seminar pertambangan yang diisi oleh para narasumber dari perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Pulau Halmahera. Kemudian ada juga bursa kerja pertambangan di PT Dua Delapan Resorts.
Dalam Musda VI ini, Muhammad Qadafi, ST.,MT kembali dipercayakan untuk menahkodai PERHAPI Maluku Utara. Terpilihnya Muhammad Qadafi karena hanya ia satu-satunya yang mendafatar sebagai Ketua PERHAPI Malut.
Setelah ditetapkan sebagai Ketua PERHAPI Malut, Muhammad Qadafi pun langsung dikukuhkan langsung oleh Ketua Umum PERHAPI, Rizal Kasli.
Dalam sambutannya, Muhammad Qadafi menyampaikan, dimasa kepemimpinannya nanti, ia memprioritaskan pengadaan sekretariat definitif bagi PERHAPI Maluku Utara.
“Yang kedua mengenai hubungan kerja sama dan meningkatkan kompetensi anggota, baik yang aktif maupun anggota yang mahasiswa,” jelas Qadafi.
Qadafi pun memastikan akan lebih memperhatikan kesejahteraan rekan-rekan yang mengurus sekretariat PERHAPI Maluku Utara. Bagi yang sudah dipekerjakan di perusahaan tambang kantor perwakilan Ternate, akan diupayakan ditambah lagi pada tahun 2025.
“Intinya bagaimana kita melanjutkan program-program yang sudah ada di pengurus kemarin, kita dorong lagi. Kira-kira apa yang belum terealisasi, kita bisa realisasikan di pengurus selanjutnya,” pungkasnya.
Ketua Panitia Musda VI PERHAPI Maluku Utara, Hilda Alkatiri mengatakan, dalam seminar pertambangan ini, narasumber dari PT Harita Nickel, Lesbon A.J. Sitorus ST, MBA, CPI, selaku General Manager Greenfield Strategic Mine Planning.
Ia membawakan materi berjudul, menakar keunggulan komparatif ekstraksi nikel laterit menggunakan pyrometallurgy vs hydrometallurgy di Harita Nickel.
Narasumber kedua, kata Hilda, dari PT. Sumber Daya Arindo (PT SDA) R. Hilman Kusmayadi, ST. Selaku HSE Manager, ia menyampaikan materi tentang, implementasi good mining practice.
Good mining practice adalah proses kegiatan pertambangan yang menerapkan kaidah penambangan yang baik, seperti melaksanakan konservasi bahan galian, mengendalikan dan memelihara fungsi lingkungan, menjamin keselamatan pekerja sampai menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Berikutnya, narasumber ketiga dari PT. Weda Bay Nikel (PT WBN), Rahmat Hidayat Made, S.Psi, M.Sc, selaku HR Training Superintendent dan PT IWIP, Muhammad Iksan selaku Supervisor Development membawakan materi tentang pengembangan tenaga kerja lokal di Weda Bay Project.
“Materi yang disampaikan oleh narasumber sangat memberikan manfaat kepada peserta, khususnya bagi mahasiswa. Karena banyak ilmu yang didapat serta menambah wawasan mahasiswa tambang dalam menghadapi tantangan di masa mendatang,” ujar Hilda.
Berdasarkan presentasi dari PT WBN maupun PT IWIP, dalam waktu dekat akan ada pembukaan lapangan kerja yang masif ditiap tahunnya pada dua perusahaan tersebut.
Data jumlah pekerja di PT WBN tahun ini, kata Hilda, sudah mencapai 12.133 orang tenaga lokal asal Maluku Utara dan 5.911 untuk tenaga nasional.
Kemudian untuk kawasan industri PT IWIP jumlah tenaga lokal asal Maluku Utara 68.937 orang dan untuk tenaga secara nasional 7.664 orang.
“Diperkirakan masih akan terus mengalami penyerapan tenaga kerja sampai pada tahun 2028 berjumlah 120 ribu tenaga kerja, mengalami peningkatan kurang lebih 20 persen pertahun,” jelasnya.
Sementara dalam kegiatan job fair atau bursa kerja pertambangan dari PT Dua Delapan Resorts, kata Hilda, sudah ada puluhan pencari kerja yang melamar.
“Perusahaan ini kayanya baru beroperasi yang ada di Pulau Gebe yaitu PT Dua Delapan Resorts atau 28 Group. Job fair-nya dibuka sejak pagi tadi sampai saat ini sudah ada beberapa pelamar yang memasukan berkasnya melalui panitia,” akhirnya. (kin)










Tinggalkan Balasan