Okebaik- Musrenbang Kecamatan Moti yang digelar pada Kamis (13/2/2025) itu, membahas 192 usulan yang dihasilkan dari musrenbang tingkat kelurahan.
Plt. Kepala Bappelitbangka Kota Ternate, M. Taufik Jauhar mengatakan, 192 usulan ini nantinya disinergikan dengan RPJMD Kota Ternate dan jadi referensi untuk nantinya diakomodir dalam RAPBD tahun 2026.

“Hasil musrenbang kecamatan dijadikan sebagai bahan masukan dalam penyusunan rancangan rencana kerja perangkat daerah tahun perencanaan 2026. Karena tahun 2025 merupakan masa peralihan kepemimpinan sebelumnya ke arah kebijakan yang baru, maka kita akan menyusun RPJMD periode 2025-2029,” ungkapnya.

“Kita harus melakukan penyelarasan kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan agar tetap selaras dengan visi pembangunan jangka panjang daerah yang telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 tentang RPJPD Kota Ternate Tahun 2025-2045, sekaligus menyesuaikan dengan arah kebijakan pemerintahan yang baru,” sambung Taufik.

Tahun transisi ini, kata Taufik, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi bersama, yakni menjaga kesinambungan program pembangunan yang telah berjalan, mengakomodasi kebijakan baru tanpa mengesampingkan komitmen terhadap pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya, mengoptimalkan efektivitas anggaran dalam masa transisi dan meningkatkan koordinasi lintas sektor dan pemangku kepentingan agar perencanaan pembangunan lebih sinergis dan berorientasi pada hasil.

“Kita tetap merujuk pada Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025, telah mengarahkan bahwa APBD Tahun 2025 tetap mengacu pada Arah Kebijakan Pembangunan RPJMD Tahap I RPJPD Kota Ternate Tahun 2025-2045, sebagai Penguatan Pondasi Kota Ternate Pusat Perdagangan dan Jasa Berbasis Kepulauan yang Maju dan Berkelanjutan, dengan keberpihakan pada Misi Pembangunan dan Program Prioritas RPJMD Periode 2025-2029,” urainya.

“Saya juga mengapresiasi pelaksanaan musrenbang kelurahan yang telah dilaksanakan, peran aktif masyarakat di tingkat kelurahan pada wilayah kecamatan Moti, telah menghasilkan 192 daftar usulan, yang terdiri dari bidang ekonomi dan sumber daya alam menghasilkan 50 usulan, bidang infrastruktur dan pengembangan wilayah menghasilkan 70 usulan, bidang pemerintahan dan pembangunan manusia menghasilkan 72 usulan. Yang nantinya akan dirumuskan bersama dalam musrenbang kecamatan ini, untuk dimasukkan ke dalam prioritas usulan Kecamatan Moti,” terangnya. ***