Erwin Umar merupakan calon Wali Kota Ternate yang dinilai paling dekat dengan semua kalangan. Selain mengesankan perhatian publik, Erwin adalah sosok yang rendah hati ketika berhadapan dengan siapa saja yang ia jumpai. Banyak anak muda yang menaruh simpati kepadanya, karena dinilai menjadi jembatan aspirasi anak muda di Kota Ternate.
Sebagai representasi dari generasi milenial, kehadiran Erwin seolah mengucapkan ikrar kepada setiap anak muda untuk menentukan perubahan. Ini adalah kesempatan emas bagi angkatan muda agar terlibat mengambil peran. Terutama para generasi milenial yang terlibat dalam merumuskan agenda perjuangan melalui politik yang merangkul. Bahwa tak ada lagi sekat, diskriminasi dan dominasi kepentingan dalam struktur birokrasi.
Hal itu bisa saja terjadi, karena anak muda saat ini di Kota Ternate telah menempati posisi teratas dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Erwin diyakini mampu mengkonsolidasi kekuatan anak muda ini untuk menjadi modal memperoleh kursi wali kota. Jumlah anak muda sebesar 40 ribuan dari total DPT Kota Ternate itu sangat signifikan dan berpotensi merebut kekuasaan politik di daerah ini.
Erwin, selain di kenal sebagai mantan anggota DPRD Provinsi Maluku Utara, ia juga dikenal karena komunitas Gerakan Kebaikan yang menjadi ruang bagi anak-anak muda Kota Ternate untuk berekspresi, menyalurkan ide dan penguatan mental melalui berbagai kegiatan yang telah dilakukan. Gerakan Kebaikan telah sukses menempati posisi terbaik di hati anak muda Kota Ternate.
Ini menjadi spirit pembaharuan, agar Kota Ternate ke depan menjadi milik semua warga, bukan untuk segelintir orang. Penataan kota, revitalisasi nilai-nilai kebudayaan, penguatan pelayanan publik, pengelolaan infrastruktur yang berdaya guna dan pengembangan SDM yang berkualitas adalah tujuan-tujuan perioritas. Semua itu hanya bisa dilakukan melalui jiwa dari seorang anak muda. Karena selain energi juga militan.
Kemaslahatan umat dan warga berdiiri di atas kepentingan pribadi maupun sanak keluarga. Bahwa menjadi kepala pemerintahan di Kota Ternate tugas paling utama ialah memastikan pelayanan publik dapat menjawab setiap kebutuhan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Erwin adalah altenatif. Karena ia adalah penyambung aspirasi kalangan muda. Terutama angkatan pelajar dan mahasiswa. Dari beberapa calon wali kota, hanya Erwin yang dianggap rasional. Ia satu-satunya yang memberikan edukasi kepada generasi terdidik. Ia tampil dengan buku Tan Malaka yang berjudul madilog, menunjukan karakter yang beberda. Di mana syarat utama mendahulukan pengetahuan terhadap logika sebagai basis nilai yang mestinya dijadikan acuan dalam merumuskan kebijakan.
Agar tujuan-tujuan pembangunan tidak serampangan, agar kebutuhan masyarakat dapat dipahami secara kongkrit, bukan pada logika politik yang menghasrati naluri proyek. Tapi bagaimana proyek pembangunan harus tiba pada alamat kebutuhan yang tepat sasaran. Mari kita rayakan hari sumpah pemuda dan menjadikan semangat angkatan muda ini agar berikrar menjemput sebuah perubahan. ***
Hasan Bahta Sahabat Erwin Umar










Tinggalkan Balasan