“Pembangunan gereja bukan hanya tentang menghadirkan bangunan baru, tetapi juga tentang penguatan nilai-nilai kasih, kerukunan, dan pelayanan yang telah lama dibangun jemaat,” Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly.

 Okebaik- Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly mewakili Wali Kota Ternate Tauhid Soleman meresmikan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Ekklesia di Kelurahan Lelewi dan Gereja Masehi Injili GMIH Kelurahan Mayau, Kecamatan Pulau Batang Dua, Rabu (26/11/2025).

Peresmian ini turut dihadiri Pimpinan Jemaat GPdI Lelewi, Pdt. Stenli Tampi, jajaran Pemkot Ternate, unsur Forkopimda, anggota DPRD Tasman Balak, tokoh masyarakat, serta para jemaat.

Momen ini menjadi istimewa karena pembangunan gereja tersebut telah melalui proses panjang dan baru mencapai penyelesaian setelah sekitar 20 tahun.

Dalam sambutannya, Rizal Marsaoly menyampaikan apresiasi atas kerja sama dan dedikasi jemaat serta warga Batang Dua, sehingga rumah ibadah tersebut dapat terbangun dan diresmikan hari ini.

“Pemerintah Kota Ternate memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya sehingga rumah ibadah ini dapat berdiri megah dan digunakan,” ungkap RM, sapaan akara Rizal Marsaoly.

Mantan Kepala Bappelitbanda Kota Ternate itu mengatakan, pembangunan rumah ibadah bukan hanya sekadar proyek fisik, tetapi juga menggambarkan pertumbuhan iman dan komitmen jemaat dalam merawat kebersamaan serta keharmonisan dan kerukunan agama.

“Pembangunan gereja bukan hanya tentang menghadirkan bangunan baru, tetapi juga tentang penguatan nilai-nilai kasih, kerukunan, dan pelayanan yang telah lama dibangun jemaat,” tegasnya.

Sekda menuturkan bahwa GPdI Ekklesia memiliki sejarah panjang pelayanan jemaat dan kini memasuki babak baru sebagai pusat pembinaan iman bagi warga.

“Gereja ini kami harapkan menjadi pusat pembinaan iman, sekaligus tempat lahirnya generasi muda yang berakhlak, kreatif, dan peduli sosial,” harapnya.

Sekda juga menegaskan komitmen Pemkot Ternate untuk menjaga kerukunan antar umat beragama.

“Fasilitas keagamaan yang layak adalah bagian penting untuk menciptakan SDM unggul dan toleran. Pemerintah akan terus mendukung upaya menjaga harmoni antar umat beragama,” katanya.

Menutup sambutannya, Sekda mengingatkan bahwa proses pembangunan gereja yang berlangsung hampir dua dekade akhirnya rampung dan siap dimanfaatkan jemaat.

“Hari ini proses itu tuntas dan gereja siap digunakan. Tidak lama lagi saudara-saudara di sini akan menyambut Natal dan Tahun Baru dengan suasana baru,” tandasnya.

Peresmian ini sekaligus mempertegas kehadiran Pemerintah Kota Ternate dalam mendukung pembangunan sarana keagamaan hingga ke wilayah paling luar, sebagai bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan dan kehidupan sosial masyarakat. (ata)