Okebaik- Forum Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah (PD) dan Musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Ternate Tahun 2025-2029, berakhir pada Rabu (18/06/2025).

Di pusatkan di  Hotel Jati Ternate, kegiatan perencanaan pembangunan Kota Ternate lima tahun ke depan itu, resmi ditutup Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly.

Di hadapan seluruh peserta Forum Renstra PD dan Musrenbang RPJMD, orang nomor tiga di lingkup Pemkot Ternate itu menekan pentingnya kolaborasi yang harmonis dari semua pihak, sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih optimal dan inovatif dalam mewujudkan visi-misi Ternate Andalan Jilid II.

“Bersinergi itu energi. Pimpinan OPD, Camat, Lurah dan semua unsur stakeholder serta  pemangku kepentingan harus berkolaborasi. Tentu, tujuannya agar apa yang sudah direncanakan untuk pembangunan Kota Ternate dapat dilaksankan,” ungkap Rizal Marsaoly.

Untuk itu, lanjut RM, sapaan akrab Rizal Marsaoly, setelah tahap ini selanjutnya bagaimana mematangkan Renstra.

“Kalau RPJMD itu menetapkan arah, maka Renstra hari ini adalah bagimana membuat strategi menuju atau mencapai arah yang dimaksud,” tegas mantan Kepala Bappelitbangda Kota Ternate ini.

RM berharap semua unsur perencana yang ada di seluruh perangkat instansi, agar bisa serius. Sebab, di forum ini terdapat penguatan-penguatan yang diberi kebobotan sampai pada indikator-indikator.

“Hari ini capaiannya baru sekitar 30-40 persen, itu sudah Alhamdullilah, karena proses penguatan ini masih ada waktu ke depan. Kalau sudah sampai pada capaian itu, paling tidak 70 persennya sudah bisa diasistensi di Bappelitbangda,” ucap RM.

Dengan adanya Forum Renstra Perangkat Daerah ini, lanjut Rizal, bisa menjadi panduan bagi perangkat daerah dalam menyusun Rencana Kerja (Renja) di setiap tahunnya maupun program-program strategis lainnya.

Dikatakan, RPJMD kali ini sudah sangat terstruktur terutama dalam penetapan indikatornya. Menurutnya, indikator-indikator itu penting sebagai titik berangkat untuk mencapai arah ke depan.

“Karena nanti dalam RPJMD ini, Bappelitbanda setiap tahun melakukan evaluasi yang juga menjadi yurispundensi yang menjadi dasar walikota menyampaikan LKPJ disetiap tahunnya,” tandas Rizal. ***