“Semangat harus tinggi. Untuk hal lainnya, nanti wali kota dan wakil wali kota pikirkan, yang penting semangat dulu,” Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen.
Okebaik- Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen secara resmi menyerahkan SK pengangkatan dan perpanjangan 41 orang pegawai dilingkup Pemkot Tidore Kepulauan.
41 orang pegawai itu, terdiri dari 2 orang Pengangkatan CPNS Sekolah Kedinasan STTD Tahun Anggaran 2024, 5 orang Pengangkatan PNS Sekolah Kedinasan STTD Tahun Anggaran 2023, 16 orang Pengangkatan CPNS Formasi Umum Tahun Anggaran 2024, dan 18 orang perpanjangan SK PPPK Tahun Anggaran 2020 sehingga total keseluruhan ada 41 orang.
SK tersebut diserahkan langsung secara simbolis Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen di dampingi wakilnya Ahmad Laiman, usai memimpin Apel Gabungan ASN dan Non ASN di Lingkup Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, Senin (14/04/2025).
Usai menyerahkan SK, Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen mengatakan, kedepannya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) juga akan diperhatikan, dilihat dari kinerja dan disiplin, jika kedepan Pemerintah Daerah memiliki anggaran yang lebih, maka akan diperhatikan hal tersebut, apalagi untuk guru-guru dan tenaga kesehatan yang ditugaskan di wilayah daratan oba.
“Mungkin saat ini belum, tetapi saya dan Wakil Wali Kota sudah berpikir bagaimana pendapatan guru- guru dan tenaga kesehatan yang ada di daratan oba, jauh dari pusat Pemerintahan, satu kali waktu kami akan pikirkan pendapatan kalian, kenapa ditugaskan ke daratan oba selalu ingin balik, karena biaya hidup tinggi, kesulitan juga tinggi, tetapi pendapatan sama dengan yang bertugas di dalam kota, hal inilah yang harus dipikirkan kedepan,” ungkapnya.
Ayah Erik, sapaan akrab Muhammad Sinen meminta, BKPSDM untuk buat telaah terkait hal tersebut, mulai dari Oba Utara, Oba Tengah, Oba hingga Oba Selatan, untuk di pulau Tidore bisa melihat Kelurahan/Desa terpencil seperti Talaga, Kalaodi, Gurabungan, Jaya dan Lada Ake. Ini juga harus diperhatikan, pendapatannya harus berbeda, jika ini dilakukan pasti semua orang betah bertugas di sana.
“Untuk Bapak Ibu PPPK juga harus tetap semangat, karena setiap lima tahun sekali ada perpanjangan, tetapi Bapak Ibu juga harus yakin bahwa satu kali waktu akan diangkat menjadi PNS tetap, karena sekarang kan sudah ada NIP, hanya saja proses kenaikan pangkat yang belum bisa, karena diatur oleh regulasi, dan itu belum berubah, karena kondisi keuangan negara saat ini sedang kolaps,” imbuhnya.
Muhammad Sinen juga menambahkan, jika suatu ketika keuangan negara sudah mantap, aturan tersebut kemungkinan akan berubah, jadi bisa memberikan kesempatan kepada Bapak Ibu PPPK yang sudah lama mengabdi, untuk dapat posisi yang baik, jadi sebagai pahlawan tanpa jasa di setiap wilayah di Kota Tidore Kepulauan.
“Semangat harus tinggi, untuk hal lainnya nanti Wali Kota dan Wakil Wali Kota pikirkan, yang penting semangat dulu,” tandasnya. (kin)










Tinggalkan Balasan