Okebaik- Sejumlah hakim di Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Provinsi Maluku Utara (Malut), ikut menunjukkan rasa solidaritasnya terhadap tuntutan kesejahteraan hakim se-Indonesia yang sudah 12 tahun terakhir ini diabaikan pemerintah pusat.

Humas PN Ternate, Albanus Asnanto mengatakan, sebagai wujud solidaritas tersebut maka hakim di PN Ternate memilih menunda sidang selama sepekan ke depan.

“Kami dalam minggu-minggu ini tidak bersidang. Ini sebagai bentuk dari yah solidaritas kami sebagai hakim untuk mendukung teman-teman yang ada di pusat sana untuk mendukung pergerakan kesejahteraan hakim,” kata Albanus, Senin (07/10/2024).

Meski ada penundaan sidang, kata Albanus, pelayanan di PN Ternate tetap jalan seperti biasanya. Adapun mengenai sidang juga akan digelar kalau penahanan tidak cukup. Hal ini dikarenakan pengadilan pun tidak ingin masyarakat ikut dirugikan.

“Wujudnya seperti yang teman-teman lihat yang lain juga yah tidak bersidang, tapi bukan tidak bersidang total tapi tetap, karena dilihat status penahanan,” ucapnya.

Sama dengan alasan para hakim lainnya, aksi tunda persidangan ini, kata dia, adalah karena persoalan kesejahteraan hakim di Indonesia yang tidak pernah ada perubahan sejak 12 tahun terakhir.

“Ini kan karena kesejahteraan hakim juga kan, kita 12 tahun tidak pernah ada kenaikan, begitu,” pungkasnya. (kin)