Okebaik- Calon Wakil Gubernur Maluku Utara, Basri Salama memaparkan tiga sektor prioritas yang akan diusung dirinya dan Calon Gubernur Dr. Muhammad Kasuba dalam memimpin Provinsi Maluku Utara.

“Jika kami terpilih pada Pilkada serentak 27 November mendatang, maka pendidikan, pertanian dan  peternakan jadi prioritas kami bangun Maluku Utara,” ungkap Basri Salama dihadapan para relawan dan simpatisan di Kabupaten Halmahera Barat yang berlangsung di Hotel D, Hook, Desa Hatebicara, Sabtu (14/09/2024).

Ketua DPD Partai Hanura Malut itu menyebutkan, kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Provinsi Maluku Utara mengundang banyak perusahaan industri pertambangan yang masuk untuk mengelola nikel, emas dan bijih besi yang telah menyerap sekian ribu tenaga kerja.

Kehadiran industri pertambangan yang mengeruk kekayaan alam Provinsi Maluku Utara, kita tidak mendapatkan nilai tambah yang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat, sehingga daerah ini tetap masuk dalam kategori provinsi termiskin di Indonesia.

Proyek yang diklaim pemerintah akan meningkatkan kemakmuran daerah, justru meningkatkan angka kemiskinan di Malut beberapa tahun terakhir, yang menunjukkan bahwa hilirisasi ini malah memperlebar ketimpangan.

“Kita hanya mendapat suplai tenaga kerja tetapi karyawannya mengkomsumsi makanan hanya dari luar daerah,“ ungkapnya.

Untuk menangani hal di atas, Pasangan MK-BISA jika terpilih nanti, ada tiga  sektor yang akan menjadi prioritas diantaranya pendidikan, pertanian dan  peternakan.

“Di sektor pendidikan, biaya pendidikan gratis dalam bentuk pemberian beasiswa bagi siswa-siswi yang kurang mampu dan berprestasi. Sektor Pertanian, kami akan buka usaha pertanian, yakni tomat, rica bawang dan lain lain,” urai Basri Salama.

“Modalnya yang siapkan. Kemudian di sektor peternakan, MK-BISA akan memberikan modal bagi pelaku usaha peternakan untuk mengembangkan usahanya agar bisa menjadi penyuplai bahan makanan di pertambangan yang ada di Malut,” tandas bang Bas, sapaan akrab Basri Salama. (tr01)