Okebaik- DPRD Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara (Malut), pada tahun 2026 nanti mendorong Pemkot Tikep agar melakukan pengadaan ambulans laut untuk masyarakat di empat kecamatan di Oba untuk berobat di RSD Tidore.

Ketua Komisi III DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauji mengatakan, perencanaan pengadaan ambulance sangatlah penting dan akan diusahakan secepat mungkin. Meski di daratan Oba memiliki Puskesmas, namun sebagian pasien pasti memerlukan rujuk ke rumah sakit yang memiliki fasilitas penanganan yang sangat lengkap.

“Jadi dari beberapa reses yang pernah saya lakukan, usulan pengadaan ambulance laut ini sering kali disampaikan di Oba. Untuk ambulans laut ini di 10 tahun lalu itu ada, tetapi itu khusus di Oba Selatan. Namun kendala biaya perawatan, sehingga ambulance itu sudah tidak ada,” ungkap Ardiansyah.

“Jadi masyarakat di Oba ini, kalau rujuk harus punya uang Rp2 juta dulu baru bisa rujuk. Kenapa harus 2 juta? Karena harus sewa mobil, sewa speedboat untuk bisa rujuk ke RSD Tidore. Jadi kalau tidak punya uang mereka tidak bisa rujuk,” tambah Ardiansyah.

Meski masyarakat mempunyai BPJS, kata Ardiansyah, akan tetapi sebagian keluarga pasien pasti mengeluarkan biaya untuk rujuk ke sunah sakit yang lebih memadai.

“Sebelumnya, BPJS tidak mengizinkan klaim jika pasien itu di bawah menggunakan transportasi laut lokal, seperti speedboat. BPJS bisa mengklaim jika pasien di bawa menggunakan kapal feri. Tapi sekarang sudah bisa klaim meskipun pasien di bawa menggunakan speedboat, karena sudah ada dasar hukum melalui perwali,” jelasnya.

Tak hanya ambulance laut, Ardiansyah mengatakan, ambulance darat pun sangat penting ini membutuhkan perhatian dari pihak puskesmas.

“Jadi sekarang yang menjadi fokus kami selain ambulans laut, mobil ambulans di darat untuk di puskesmas ini juga perlu ada perhatian. Karena ambulance mobil ini harus bagus, karena banyak ambulance mobil ini tidak bisa digunakan kendalanya karena rusak. Untuk itu biaya perawatan dan operasional ini perlu jadi perhatian, agar batasan anggaran yang dikeluarkan masyarakat untuk sewa mobil,” tegasnya.

“Tetap kami akan upayakan, biar usulan pengadaan ambulance laut ini bisa terealisasi di tahun 2026, karena ini sangat penting. Tapi kami berharap, ambulance laut yang rencana pengadaan ini harus berkapasitas yang bagus, agar dalam kondisi cuaca buruk tetap masih bisa merujuk pasien,” tutupnya. (kin)