“Konkernas PGRI ini merupakan bagian dari upaya organisasi dalam menyuarakan aspirasi guru, memperjuangkan hak-hak mereka, serta menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pendidikan,” Ketua PGRI Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly.
Okebaik- Konferensi Kerja Nasional (Konkernas) I PGRI Masa Bakti XXIII Tahun 2025 yang digelar di Jakarta pada 11–13 Februari 2025, resmi dibuka oleh Bunda Guru Indonesia, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto.
Mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat”, Konkernas I PGRI Masa Bakti XXIII yang berlangsung di Hotel Milenium Sirih, Jakarta itu, dihadiri Ketua Pengurus PGRI Provinsi/Daerah Istimewa, Ketua PGRI Kabupaten/Kota, Ketua Pengurus Pusat IGTKI PGRI, Badan Penyelenggara dan Pimpinan Lembaga Pendidikan PGRI se-Indonesia, termasuk Ketua PGRI Kota Ternate, Dr. Rizal Marsaoly.
RM, sapaan akrab Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate ini tidak datang sendiri. Ia hadir bersama beberapa pengurus PGRI Kota Ternate.

Kepada awak media, Rizal mengatakan, Konkernas PGRI diisi dengan berbagai agenda penting terkait pendidikan dan kesejahteraan guru. Menurut Rizal, salah satu fokus perjuangan PGRI dalam forum ini adalah mempertahankan Tunjangan Profesi Guru (TPG), agar tidak dihapus dalam Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas) yang baru.
Selain itu, isu-isu lain yang menjadi perhatian mencakup percepatan sertifikasi guru, perlindungan hukum bagi tenaga pendidik, penyelesaian masalah honorer, serta program Pendidikan Profesi Guru (PPG).
“Konkernas PGRI ini merupakan bagian dari upaya organisasi dalam menyuarakan aspirasi guru, memperjuangkan hak-hak mereka, serta menyelesaikan berbagai persoalan di sektor pendidikan,” urai Rizal.
Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan kebijakan pendidikan ke depan dapat lebih berpihak kepada tenaga pendidik serta meningkatkan kualitas pembelajaran di Indonesia.

Ketua Umum PGRI Prof. Dr. Unifah Rosyidi dalam sambutannya mengatakan Konkernas I PGRI Masa Bakti XXIII Tahun 2025 merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PGRI untuk meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan guru.
Dikatakan, PGRI merupakan organisasi profesi yang bertujuan untuk meningkatkan harkat dan martabat guru, kecakapan, profesi, dan karir guru.
“PGRI juga bertujuan untuk membina, mempertahankan, dan meningkatkan kesejahteraan guru dan wadah bagi para guru dalam membela hak azasinya,” jelasnya. ***










Tinggalkan Balasan