Okebaik- Beberapa daerah kabupaten kota Provinsi Maluku Utara masih kekurangan SDM yang mengarah pada fungsional pengadaan.

Kepala BPBJ Malut, Abdul Farid Hasan menuturkan, keterbatasan ini sangat berdampak pada BPBJ karena tidak bisa naik ke level tiga proaktif.

“Kami sudah cek, ternyata daerah yang memiliki jabatan fungsional (JF) pengadaan itu masih terbatas. Artinya mereka jadikan ASN sebagai JF masih ada kendala meskipun mereka sudah berupaya. Kendalanya karena harus uji kompetensi yang sementara lagi proses,”ujarnya, Rabu (3/12)

Meski demikian, ia mengatakan, ada beberapa kabupaten yang sudah mendekati level itu. Menurutnya, paling lambat Februari-Maret 2025 kemungkinan besar sudah ada yang mencapainya.

“Ada beberapa daerah kabupaten yang sedikit lagi sudah bisa. Mungkin mudah-mudahan Februari itu sudah ada yang bisa lebih dari tiga. Soal ini, juga menghindari kita dari stigma masyarakat bahwa jangan-jangan diatur setiap proses lelang. Jadi ini bisa dibilang sangat tertib,” pungkasnya. (ano)