Okebaik- Fakultas Kedokteran (FK) dan Ilmu Kesehatan, Universitas Khairun (Unkhair) Ternate, bersama Kantor Urusan Internasional Unkhair sukses menyelenggarakan seminar internasional, Selasa (15/10/2024).
Seminar bertajuk Inovasi Digital dan Strategi Komunikasi dalam Pendidikan Kesehatan itu, menghadirkan dua pakar ternama dari Italia, yakni Prof. dr. Nando Campanella dan Prof. Eng. Edoardo Pisani.
Diselenggarakan secara hybrid, seminar ini dipandu oleh Indry Widyasti Anwar, dosen bahasa inggris yang bertugas sebagai penerjemah.
Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh akademik, di antaranya Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan dr. Upik Masrika, M.Biomed, Kaprodi Pendidikan Dokter dr. Wahyunita Do Toko, M.Biomed, Kaprodi Psikologi Amalia S.J. Kahar, M.Psi.,Psikolog, para dosen Prodi Pendidikan Dokter dan Prodi Psikologi, serta mahasiswa dari kedua program studi.
Kolaborasi antara Kantor Urusan Internasional dan Fakultas Kedokteran ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai perkembangan teknologi digital yang semakin mempengaruhi dunia kesehatan, serta pentingnya komunikasi sosial dalam penyuluhan kesehatan mental.
Inovasi Digital dalam Pendidikan Kedokteran: Menjaga Keamanan dan Efisiensi
Pada sesi pertama, Prof. dr. Nando Campanella memaparkan materi berjudul Inovasi Digital dan Strategi Komunikasi dalam Pendidikan Kesehatan. Sesi ini, difokuskan pada mahasiswa Prodi Pendidikan Dokter, dimana Prof. Nando menjelaskan tentang dasar-dasar teknologi komputer dan internet, khususnya dalam penerapan di dunia kesehatan.
Dalam paparan ini, Prof. Nando menekankan, penggunaan teknologi digital di bidang medis telah menjadi kebutuhan mendesak, mengingat banyaknya informasi medis yang kini harus dikelola secara aman dan efisien.
Salah satu konsep kunci yang disampaikan adalah pentingnya memahami protokol web dan ID address, yaitu identitas digital seseorang yang digunakan di internet.
“Saat ini, kita hidup dalam dunia yang sepenuhnya terhubung melalui teknologi digital. Kalian mungkin tidak sadar bahwa apa yang kalian lakukan di internet bisa dipantau, karena banyak orang yang menggunakan sistem teknologi yang sama. Oleh karena itu, sangat penting untuk berhati-hati dalam menggunakan internet, terutama dalam konteks data kesehatan,” ungkap Prof Nando.
Prof Nando juga menegaskan, menjaga privasi dan keamanan data pasien dalam rekam medis digital adalah prioritas utama bagi setiap tenaga kesehatan.
Tak hanya itu, ia juga menjelaskan bagaimana teknologi digital bisa dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran dan penelitian di fakultas kedokteran.
Teknologi ini memungkinkan akses yang lebih cepat ke informasi medis terbaru, menghubungkan mahasiswa dengan sumber daya internasional, serta memfasilitasi kolaborasi antar tenaga kesehatan di seluruh dunia.
Komunikasi Sosial yang Efektif dalam Penyuluhan Kesehatan Mental
Pada sesi kedua, Prof. Nando Campanella beralih ke topik yang ditujukan kepada mahasiswa Prodi Psikologi, yaitu Strategi Komunikasi Sosial dalam Kesehatan. Disesi ini, Prof Nando membahas pentingnya keterampilan komunikasi yang efektif dalam memberikan penyuluhan kesehatan, khususnya di bidang kesehatan mental.
Ia mengatakan, meskipun mahasiswa Psikologi mungkin tidak terlalu terlibat langsung dengan inovasi teknologi digital yang kompleks seperti mahasiswa kedokteran, namun komunikasi sosial yang efektif adalah keterampilan esensial yang sangat dibutuhkan dalam berinteraksi dengan masyarakat.
“Kalian sangat dibutuhkan dalam komunikasi dengan orang-orang, terutama saat memberikan penyuluhan kesehatan mental. Oleh karena itu, penting bagi kalian untuk memahami strategi komunikasi yang baik,” tuturnya.
Ia menguraikan sejumlah prinsip penting dalam komunikasi sosial, termasuk penggunaan bahasa yang profesional, jelas, dan terstruktur, agar pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan baik oleh khalayak luas.
“Jangan mengirimkan informasi secara berlebihan atau melakukan spamming, karena hal ini bisa mengganggu, bahkan membuat informasi yang kalian sampaikan tidak efektif,” tegas Prof Nando.
Tak hanya mengajarkan prinsip komunikasi, Prof Nando juga mengingatkan para mahasiswa, bahwa komunikasi sosial kini tidak hanya dilakukan secara tatap muka, tetapi juga melalui media digital, termasuk website dan platform media sosial.
Ia menyarankan agar para mahasiswa Psikologi memanfaatkan teknologi, untuk menjangkau pasien yang membutuhkan bantuan, khususnya dalam memberikan edukasi terkait kesehatan mental di masyarakat.
Etika dalam Berkomunikasi dan Pentingnya Teknologi Digital bagi Psikologi
Salah satu bagian menarik dari sesi ini adalah ketika Prof. Nando berperan sebagai penerjemah untuk materi yang disampaikan oleh Prof. Edoardo Pisani, yang turut berpartisipasi secara daring.
Dalam sesi ini, Prof Pisani menyoroti pentingnya etika dalam komunikasi, baik secara lisan maupun melalui media digital. Ia menegaskan, komunikasi yang baik harus didasari oleh prinsip kejelasan, profesionalisme, serta sensitivitas terhadap audiens.
“Komunikasi yang efektif bukan hanya soal menyampaikan informasi, tetapi juga tentang bagaimana informasi tersebut diterima dan dipahami oleh audiens. Hal ini sangat penting ketika kita berbicara tentang isu-isu sensitif seperti kesehatan mental,” ujar Prof Pisani.
Menurutnya, teknologi digital memberikan peluang besar bagi para psikolog untuk menjangkau lebih banyak orang, khususnya melalui media sosial dan website.
“Website yang berisi informasi seputar kesehatan mental, bisa menjadi sumber yang sangat membantu bagi masyarakat yang ingin belajar lebih lanjut atau mencari dukungan terkait masalah kesehatan mental yang mereka alami. Para mahasiswa Psikologi untuk memanfaatkan platform digital sebagai media komunikasi yang efektif,” akhir Prof Pisani.
Sementara Wakil Dekan I Fakultas Kedokteran da Ilmu Kesehatan, Upik Masrika menyampaikan apresiasinya kepada kedua narasumber dan berharap seminar ini dapat menjadi langkah awal untuk kolaborasi yang lebih erat di masa depan.
“Semoga kegiatan ini dapat diselenggarakan kembali dan membawa tindak lanjut yang baik”, ujar dokter yang pernah berpraktek di IGD Rumah Sakit tersebut.
Dengan berbagai wawasan baru yang disampaikan oleh kedua profesor tersebut, seminar ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan mahasiswa, baik dari Prodi Pendidikan Dokter maupun Psikologi, mengenai pentingnya inovasi digital dalam pendidikan kesehatan serta strategi komunikasi yang efektif dalam penyuluhan kesehatan mental di era digital.
“Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Khairun berkomitmen untuk terus menghadirkan narasumber internasional dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dan wawasan global mahasiswa,” tandasnya. ***










Tinggalkan Balasan