Okebaik- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara (Malut), menyiapkan sejumlah kegiatan dan perlombaan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2026 yang jatuh pada 25 November mendatang.
Mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, peringatan tahun ini akan dilaksanakan dengan konsep hybrid atau perpaduan kegiatan daring dan luring. Sejumlah perlombaan melibatkan kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, operator sekolah hingga peserta didik.
Persiapan tersebut disampaikan Kadisdikbud Pulau Taliabu, Damruddin Rahman, didampingi Sekretaris Dinas sekaligus Ketua Panitia, Asmadin, serta Kepala Bidang Pendidikan sekaligus Sekretaris Panitia, Jasman Jauda, dalam konferensi pers di Kantor Disdikbud Pulau Taliabu, Sabtu (7/11/2026).
Damruddin mengatakan, peringatan Hari Guru Nasional bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru yang telah mengabdikan diri dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Pulau Taliabu.
Menurutnya, momentum tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi pemerintah daerah dan seluruh satuan pendidikan untuk mengevaluasi berbagai kemajuan maupun tantangan yang masih dihadapi dunia pendidikan.
“Momentum ini sangat penting sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada guru-guru yang selama ini mengabdikan diri di garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu,” ujar Damruddin.
Ia menyebutkan, sejumlah tantangan pendidikan yang masih membutuhkan perhatian bersama, di antaranya ketersediaan sarana dan prasarana, kompetensi serta kualifikasi tenaga pendidik.
Karena itu, rangkaian kegiatan HGN 2026 diharapkan dapat memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan visi Bupati dan Wakil Bupati Pulau Taliabu di bidang pendidikan, yakni menghadirkan pendidikan yang bermutu dan berkualitas serta menjangkau seluruh wilayah.
Selain itu, Disdikbud juga akan memberikan penghargaan kepada peserta didik dan sekolah berprestasi hingga tingkat nasional, serta apresiasi kepada guru yang telah memasuki masa purna tugas.
Sementara itu, Ketua Panitia HGN 2026, Asmadin, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tahun ini dirancang berbeda dari tahun sebelumnya dengan mengadopsi konsep kegiatan nasional.
Ia mengungkapkan, sejumlah perlombaan telah memasuki tahap sosialisasi dan pengumpulan materi melalui media sosial. Selanjutnya, tautan video peserta akan didistribusikan kepada dewan juri pada 15 November untuk dilakukan penilaian pada 15-17 November 2026.
Penilaian melibatkan juri lokal serta juri independen dari luar daerah, termasuk perwakilan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Maluku Utara dan unsur terkait lainnya.
Adapun kategori perlombaan yang disiapkan meliputi lomba supervisi kepala sekolah, video antiperundungan atau anti-bullying untuk peserta didik, guru transformatif, guru dedikatif, operator sekolah, tenaga perpustakaan, staf tata usaha, serta lomba terkait Senam Anak Indonesia Hebat.
Asmadin menambahkan, peserta yang lolos seleksi tahap pertama akan mengikuti penilaian lanjutan secara langsung di Bobong.
Rangkaian kegiatan dijadwalkan dimulai dengan peluncuran atau kick-off Bulan Guru pada 18 November 2026. Pada hari yang sama, panitia juga akan mengumumkan peserta dan sekolah yang lolos ke tahap kedua.
Selanjutnya, pada 19 November akan disampaikan jadwal bagi para finalis. Penilaian tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada 21-23 November, dilanjutkan lomba memasak nasi goreng tingkat gugus pada 24 November.
Puncak peringatan Hari Guru Nasional akan dilaksanakan pada 25 November melalui upacara yang melibatkan seluruh guru di bawah naungan Disdikbud Pulau Taliabu, mulai dari jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara ramah tamah pada malam hari.
Di sisi lain, Sekretaris Panitia, Jasman Jauda, mengatakan pelibatan seluruh unsur pendidikan dalam rangkaian HGN bertujuan membangun ruang kolaborasi, meningkatkan kreativitas, serta mendorong inovasi di lingkungan satuan pendidikan.
Menurutnya, konsep perlombaan yang diadopsi dari kegiatan nasional juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan digitalisasi pembelajaran di Kabupaten Pulau Taliabu.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun ruang kolaborasi antara guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan dan seluruh unsur pendidikan. Ada inovasi dan kreativitas yang diharapkan tumbuh dari proses tersebut,” kata Jasman.
Ia juga menyebutkan, dukungan infrastruktur internet di sekolah menjadi salah satu modal untuk mendorong penerapan digitalisasi pembelajaran.
Sebagian besar sekolah dasar di wilayah Pulau Taliabu, kata dia, telah mendapatkan bantuan akses internet Starlink. Jasman berharap seluruh satuan pendidikan, termasuk sekolah-sekolah yang berada di wilayah terpencil, dapat berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan kegiatan HGN 2026.
“Kami ingin seluruh warga sekolah keluar dari zona nyaman dan ikut terlibat. Hari Guru Nasional adalah momentum bersama, sehingga guru-guru di wilayah terpencil juga harus merasakan kebersamaan dan kebahagiaan dalam peringatan ini,” ujarnya
Ia menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut pada akhirnya diarahkan untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pulau Taliabu. (sin)










Tinggalkan Balasan