Okebaik- Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Halmahera Selatan menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) di halaman kantor Kemenag Halsel Desa Kampung Makian, Kecamatan Bacan Selatan, Rabu (17/6/2026)
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Halmahera Selatan, Saiful Djafar Arfa, yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban administrasi sebagai fondasi utama dalam mendukung tata kelola organisasi yang efektif dan profesional.
Menurut Saiful, peringatan Tahun Baru Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender Islam, tetapi juga menjadi momentum refleksi dan pembenahan diri bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN) dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Semangat hijrah harus diterjemahkan dalam budaya kerja yang lebih baik, mulai dari peningkatan kualitas ibadah hingga penguatan profesionalisme, kedisiplinan, serta akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat struktural dan fungsional, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), kepala madrasah, serta seluruh ASN di lingkungan Kemenag Halmahera Selatan yang bertugas di wilayah Bacan dan sekitarnya.

Pelaksanaan upacara dipercayakan kepada guru dan tenaga kependidikan dari MI Al-Kautsar dan MTs LPM Hidayat, Kecamatan Bacan, yang bertindak sebagai petugas upacara.
Seluruh peserta tampak mengenakan seragam berwarna biru bermotif yang dipadukan dengan penutup kepala adat. Mereka mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih hingga penyampaian amanat pembina upacara.
Melalui pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional yang bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah ini, Kemenag Halmahera Selatan berharap dapat terus memperkuat integritas, meningkatkan etos kerja aparatur, serta menumbuhkan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut juga menjadi simbol sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan tanggung jawab sebagai pelayan publik dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan. (iky)










Tinggalkan Balasan