Okebaik- Warga empat desa di Kecamatan Sulabesi Barat, akui Fifian Adeningsi Mus dan M Saleh Marasabessy merupakan kolaborasi pasangan yang ideal untuk memimpin Kabupaten Kepulauan Sula.

Bagaimana tidak, sejak 21 tahun, pusat Kecamatan Sulabesi Barat  yakni di Desa Kabau Pantai itu hampir tidak bisa dibandingkan dengan kecamatan-kecamatan lainnya di Sula.

“Di periode bupati sebelumnya, wajah kecamatan ini tampak kusam. Kantor camat saja berpagar bambu. Tidak ada jalan aspal. Saat FAM-SAH memimpin wajah kecamatan terlihat indah,” kata Rismi Umarama, Warga desa Kabau Pantai di sela-sela kampanye FAM-SAH.

Padahal, kata Rismi, Kacamatan Sula Barat dimekarkan bersamaan dengan Kecamatan Mangoli Timur.

“Tapi Waitina sudah lebih dulu menikmati jalan aspal. Sedangkan kami menanti sampai 21 tahun. Dan itu terjadi saat FAM-SAH pimpin Sula,” tuturnya.

Asri Umafagur, warga Desa Nahi juga mengaku jika FAM-SAH sosok pemimpin adil dan bijaksana. Ini tampak pada pembangunan infrastruktur yang dibangun.

“Kami di Desa Nahi memang Menang pada Pilkada 2020. Sedangkan Desa Kabau Pantai kalah. Tapi FAM-SAH adalah pemimpin yang tidak menyimpan dendam, semua warga diperlakukan sama, sehingga Kabau Pantai juga menikmati pembangunan. Misalnya, Jembatan dan sekolah. Dilevel Kecamatan, pembangun Puskesmas berlantai dua sementara dikerjakan,” ucapnya.

Sementara, Calon Bupati Kepulauan Sula, Fifian menegaskan, jika sebagai pemimpin FAM-SAH adalah milik semua warga Kepulauan Sula.

“Karena rasa sayang itulah sehingga Kabau juga harus dibangun. Meskin pun kami kalah di sini waktu Pilkada 2020 lalu,” tuturnya.

FAM-SAH juga berkomitmen bakal aspal jalan raya di dalam kampung Desa Kabau Pantai.

“Kalau saya bilang pasti saya bikin. Tapi kami juga mohon doa dan dukungannya,” pungkasnya.

Amatan Okebaik ini, kampanye berlokasi di Kabau Laut itu, dihadiri pendukung dan simpatisan tiga desa tetangga, yakni Desa Nahi, Ona dan Kabau Darat.

FAM-SAH disambut dengan obor oleh ribuan pendukungan. Titik kampanye di lapangan voly desa Kabau Pantai itu, dipadati dengan pendukungan empat desa. (iss)